Selamat Datang, di Website Resmi PT. BPR Soka Panca Artha
ALAMATJl. Suparjo Rustam Sokaraja, Banyumas
KONTAK KAMI(0281) 6844 227

Sosialisasi dan Edukasi bersama LKP YOS SUDARSO

Jumat 21 Agustus 2026

KEGIATAN SOSIALISASI EDUKASI SEMESTER 1 TAHUN 2026

 

MENGELOLA UANG SEJAK DINI UNTUK MASA DEPAN YANG LEBIH BAIK

 

MENGAPA DIPERLUKAN PERENCANAAN KEUANGAN?

Dalam mencapai suatu tujuan, kita perlu melakukan perencanaan. Tanpa disadari, sebenarnya dalam kehidupan ini, Kita pasti pernah berencana untuk mencapai suatu tujuan yang Kita dan keluarga inginkan.

Misalnya ada seorang ibu yang sedang mempersiapkan anak pertamanya untuk masuk Sekolah Menengah Atas. Sang ibu pasti akan mencari sekolah mana yang sesuai untuk anaknya, lalu mencari tahu berapa biaya sekolahnya, dan pada akhirnya mencari cara untuk mengumpulkan uang untuk membeli seragam sekolah, membeli buku paket, dan membayar uang sekolah.

 

APA YANG DIMAKSUD DENGAN RENCANA KEUANGAN?

Perencanaan keuangan, menurut Certified Financial Planner, Financial Planning Standards Board Indonesia, adalah suatu proses untuk mencapai tujuan hidup seseorang melalui pengelolaan keuangan secara terencana.

Tujuan-tujuan hidup yang ingin dicapai oleh seseorang tersebut antara lain dapat berupa : melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi yang diinginkan, mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan dasar ilmu yang didapatkan, memiliki rumah sendiri, memiliki kendaraan pribadi, menunaikan ibadah haji, kesiapan biaya pendidikan anak, serta tersedianya dana pensiun di hari tua.

“Perencanaan Keuangan membantu seseorang dalam mencapai tujuan hidupnya”

Manfaat dari perencanaan keuangan bisa dirasakan dengan adanya “arah dan arti” keputusan finansial seseorang. Melalui pengelolaan keuangan, seseorang bisa mengerti bagaimana setiap keputusan keuangan yang dibuat berdampak ke area lain dari keseluruhan situasi keuangan dirinya. Dengan melihat setiap keputusan finansial sebagai bagian dari suatu keseluruhan, seseorang dapat mempertimbangkan efek jangka pendek dan jangka panjang atas tujuan-tujuan hidupnya. Dia dapat lebih mudah beradaptasi atas perubahan hidup dan merasa lebih aman karena tujuan-tujuannya berada di jalur yang tepat.

Perencanaan keuangan dapat dijadikan sebagai alat untuk bisa memenuhi kebutuhan-kebutuhan keuangan di masa kini dan masa depan.

Pada akhirnya nanti, seseorang berharap bisa mencapai tujuan akhir dari perencanaan keuangan yaitu kebebasan finansial (financial freedom), yang dapat diartikan : bebas dari hutang, tersedianya arus penghasilan dari investasi yang telah dilakukannya, serta terproteksi secara finansial dari risiko apapun yang mungkin terjadi.

Dalam menyusun perencanaan keuangan, seseorang akan dipengaruhi oleh kondisi (live event) yang sedang dialaminya sehingga dengan demikian perencanaan keuangan akan bersifat spesifik. Perencanaan keuangan juga merupakan suatu proses yang berkesinambungan dan bersifat dinamis. Pada suatu saat, rencana tersebut dapat memerlukan penyesuaian.

Berikut merupakan beberapa kondisi atau kejadian yang dapat mempengaruhi perencanaan keuangan seseorang :

  • Status perkawinannya (belum menikah atau sudah menikah)
  • Kondisi pekerjaan (sudah memiliki pekerjaan tetap atau belum)
  • Usianya (umur yang semakin bertambah)
  • Kondisi keluarganya (jumlah anggota keluarga yang manjadi tanggungan)
  • Kondisi perekonomian nasional (kemudahan dalam mencari pekerjaan dan penghasilan)
  • Tingkat pendidikannya (tingkat pendidikan mempengaruhi penghasilan), serta
  • Kondisi kesehatannya (mempengaruhi biaya dan kelangsungan dari pendapatan).

Perubahan pada salah satu atau beberapa kondisi di atas dapat mempengaruhi perencanaan keuangan yang sudah dibuat seseorang atau keluarga. Sehingga seringkali perencanaan keuangan seseorang harus disusun kembali (bersifat dinamis).

 

Langkah Praktis dan Sederhana dalam Menyusun serta Mengelola Keuangan Pribadi Agar Lebih Terkontrol

1.Mengevaluasi Kondisi Keuangan saat Ini, melakukan analisis dengan memperhatikan kondisi terkini seperti membedakan antara kebutuhan dan keinginan, memahamai mana yang merupakan kebutuhan pokok seperti transportasi atau makanan dan mana yang merupakan keinginan seperti membeli game atau gadget terbaru. Fokuskan uang pada kebutuhan terlebih dahulu.

2.Menyusun Tujuan Keuangan yang Jelas dengan cara menyusun tujuan-tujuan yang ingin dicapai baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek seperti :

. Memiliki tabungan di bank sebanyak 5 juta pada 2 tahun ke depan.

. Memiliki motor pribadi 5 tahun ke depan

. Ingin memiliki rumah sendiri pada 10 tahun ke depan.

. Pergi Haji 20 tahun ke depan.

 

3. Menyusun perencanaan keuangan dan alternatifnya untuk mencapai tujuan-tujuan keuangan

Perencanaan keuangan dapat berupa kegiatan yang akan dilakukan dan bauran produk keuangan yang akan digunakan, dikaitkan dengan jangka waktu pencapaiannya.

Misalkan :

-Prioritaskan menabung

Sisihkan sebagian uang saku untuk tabungan secara rutin. Tetapkan tujuan menabung yang jelas, misalnya untuk biaya kuliah atau membeli barang yang diinginkan, agar lebih termotivasi. 

-Hemat pengeluaran sehari-hari: 

Bawa bekal dan air minum dari rumah untuk mengurangi pengeluaran harian. Hindari juga pembelian impulsif dengan berpikir terlebih dahulu apakah barang tersebut benar-benar dibutuhkan. 

-Manfaatkan diskon pelajar: 

Cari dan manfaatkan diskon atau promosi khusus pelajar yang banyak ditawarkan oleh berbagai tempat, cukup dengan menunjukkan kartu pelajar. 

-Pertimbangkan penghasilan tambahan: 

Jika memungkinkan, cari pekerjaan paruh waktu atau freelance yang tidak mengganggu waktu belajar untuk menambah pemasukan. 

-Belajar investasi: 

Mulai pelajari dasar-dasar investasi sejak dini untuk mendapatkan potensi keuntungan yang lebih baik di masa depan dibandingkan sekadar menabung di rekening biasa.

-Menekankan cara menghindari hutang, terutama hutang konsumtif yang tidak produktif. 

-Membuat Anggaran Bulanan yang realistis untuk mengelola uang saku dan membedakan kebutuhan dan keinginan, serta cara meninjau pengeluaran.

-Mencatat setiap pengeluaran untuk mengetahui kemana saja uang dibelanjakan. Pentingnya membuat catatan pengeluaran dan pendapatan untuk memantau kondisi keuangan secara rutin

4. Melaksanakan perencanaan keuangan yang sudah tersusun dengan disiplin

5. Mereviu dan menyempurnakan rencana keuangan secara periodik untuk menyesuaikan kondisi keuangan terkini

Kondisi keuangan seseorang bisa berubah. Misalnya seperti : lahirnya anggota keluarga baru, mengalami sakit yang membutuhkan biaya besar dan terganggunya sumber penghasilan keluarga, meningkatnya pendapatan secara signifikan, dan lain-lain.

Jika terjadi perubahan, maka proses perencanaan keuangan akan dilakukan lagi dimulai dari awal proses (mengevaluasi kondisi keuangan terkini) dan diteruskan dengan proses-proses berikutnya.

Evaluasi keuangan dilakukan dengan cara menganalisis data keuangan seperti laporan keuangan, pendapatan, dan pengeluaran. Proses ini meliputi evaluasi arus kas, aset dan kewajiban, serta penggunaan rasio keuangan untuk menilai kesehatan finansial.

 

Tabungan

Definisi

Tabungan adalah simpanan uang di bank yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat tertentu. Umumnya bank akan memberikan buku tabungan yang berisi informasi seluruh transaksi yang Anda lakukan dan kartu ATM lengkap dengan nomor pribadi (PIN). Dalam perkembangannya saat ini, terdapat beberapa jenis tabungan yang tidak lagi menggunakan buku tabungan melainkan internet/mobile banking

Karakteristik lain dari tabungan adalah adanya setoran awal minimal pada saat pembukaan rekening baru. Nominal besarannya ditentukan oleh masing-masing bank.

Perlu diketahui bahwa ketika menabung di bank, akan mendapatkan bunga/bagi hasil yang besarnya ditentukan oleh masing-masing bank. Umumnya, bunga/bagi hasil tabungan lebih kecil dibandingkan investasi seperti deposito. 

Apa untungnya menabung di bank?

  1. Aman, karena uang disimpan dengan aman di bank, tidak mudah dicuri maupun tercecer.
  2. Terjamin, karena tabungan dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai dengan ketentuan yang ada.
  3. Berkembang, karena bank akan memberikan bunga yang dihitung berdasarkan saldo tabungan.
  4. Praktis, karena terdapat kemudahan layanan perbankan elektronik 24 jam per hari antara lain ATM, SMS Banking, Mobile Banking, Internet Banking, Phone Banking dan Call Center.
  5. Hemat, karena kalau terbiasa menabung, Anda dapat menyisihkan uang dan terhindar dari kebiasaan membeli barang-barang yang tidak dibutuhkan.

Apa yang harus dipenuhi nasabah?

  1. Melakukan setoran awal untuk pembukaan rekening dalam jumlah minimal yang ditentukan bank.
  2. Melengkapi formulir pembukaan tabungan disertai dengan dokumen yang diperlukan.
  3. Membayar biaya administrasi yang telah ditetapkan oleh bank. 

Tips bijak memanfaatkan tabungan di bank

  1. Pilih bank yang memberikan layanan sesuai dengan kebutuhan.
  2. Pastikan tabungan memenuhi syarat untuk dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), salah satunya adalah dengan memastikan besaran bunga sesuai dengan ketentuan penjaminan oleh LPS.
  3. Baca dan perhatikan ketentuan produk tabungan yang akan dipilih.
  4. Sisihkan uang yang baru diterima di tabungan (seperti gaji, uang saku, dsb.) 
  5. Lakukan penarikan sesuai dengan kebutuhan dan perencanaan pengeluaran.
  6. Jaga saldo tabungan agar bunga yang diperoleh setiap bulannya lebih besar dari biaya administrasi bulanan sehingga tabungan tidak berkurang.
  7. Gunakan layanan transaksi perbankan elektronik agar hemat biaya, energi dan waktu, karena tidak perlu datang ke cabang bank.